Rabu, 03 Juli 2013

Prinsip-prinsip pemasaran dalam Islam





Prinsip dalam pemasaran syariah harus mengandung nilai-nilai iman yang merupakan kependekan dari Ikhtiar, Manfaat, Amanah, dan Nikmat.

Budaya kerja di perusahaan syariah

Berdasarkan kutipan dari KH. Didin Hafidhuddin, islam aplikatif (gema insani press,2003) mengenai budaya kerja pada perusahaan bernuansa islam syariah harus mengandung unsur kejujuran (shiddiq), konsisten (istiqomah), pandai (fathanah), bertanggung jawab (amanah),dan mengajak (tabliqh).

Manfaat

Manfaat artinya bahwa produk ataupun jasa tsb secara essensial mengandung makna sehingga sangat berguna tidak hanya bagi pemakai,tetapi juga bagi lingkungan disekitarnya dan terhindar dari efek merusak atau merugikan akibat keberadaannya.

lebih baik banyak manfaat daripada mudharat atau bahayanya

Amanah dan nasihat

Amanah jujur
Perusahaan saat ini dituntut untuk bersikap jujur atau transparan. Baik terhadap pihak intern maupun ekstern apalagi jika berorientasi go public maka perusahaan dituntut untuk trasparan dalam berbagai kebijaksanaan manajemennya (open management).

 Nasihat
 Produk ataupun jasa yang kita keluarkan haruslah mengandung unsur peringatan berupa nasihat ,tidak mengandung unsur penipuan(gharar) ,ketidakpastian(maisir) dan bunga(riba) sehingga konsumen yang memanfaatkannya akan tersentuh hatinya terhadap tujuan hakiki kemanfaatan produk atau jasa yang dipergunakan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar